Gerakan Pramuka Bintan Timur melaksanakan upacara peringatan Hari Pramuka ke 58 yang diselenggarakan dihalam Kantor Camat Bintan Timur, Selasa (14/08/19). Bertidak sebagai pembina upcara adalah Camat Bintan Timur selaku Keua Majelis Pembimbing Ranting Bintan Timur.

Upacara Hari Pramuka kali ini mengusung tema “ Bersama Segenap Komponen Bangsa, Gerakan Pramuka Siap Sedia Membangun Keutuhan NKRI”.

Camat Bintan Timur membacakan Pidato/sambutan Ketua Kwartir Nasional, dalam sambutannya beliau menyampaikan pada hari ini, Rabu, tanggal 14 Agustus 2019 segenap anggota Gerakan Pramuka Indonesia bersuka cita, karena organisasi kita saat ini genap berusia 58 Tahun. Peringatan Hari Pramuka adalah wujud dari rasa syukur kita kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa atas nikmat dan berkah persatuan dalam satu wadah tunggal. Gerakan Pramuka.

Baca Juga :

Dalam sambutanya beliau menitikbertkan pidatonya dalam 6 hal yaitu “ masalah korupsi, Kolusi dan Nepotisme, Ketahanan Pangan, Kelestarian Alam, Tanggap Bencana, Seragam Pramuka dan pendidikan kepramukan tentang pencanangan pra-siaga (pramuka di Paut/Taman Kanak-kanak) “

Dalam Memeranggi Korupsi, Kolusi dan Nepotise Kwartir Nasional Mengajak segenap pengurus kwartir, para pelatih dan pembina serta semua anggota pramuka senantiasa menjadi pioneer dalam menanamkan nilai-nila anti kejahatan luar biasa (extra ordinary crimes). Salah satu alasan diadakan Kerjasama Kwartir Nasional dan Komisi Pembererantasan Korupsi pada tanggal 27 Juli 2019.

Didalam ketahanan pangan Kwartir Nasional memandang perlu meranangkan suatu gerakan perlindungan bagi petani dengan lebih banyak mengkonsumsi produk petani lokal.

Kemudian dalam Kepedulian akan kelestarian lingkungan bukan sekedar formalitas daan seremonial belaka, melainkan menjadi sikap hidup sehat dan standar berprilaku yang dipedomani setiap anggota pramuka.

Gerakan Pramuka tidak dapat dan tidak boleh berpangku tangan setiap kali terjadi bencana, tetapi mengambil peran aktif bersama instansi terkait melakukan tindakan pertolongan pertam yang diperlukan (first aid).

Kwarti Nasional akan menyeragamkan seragam Pramuka, baik warna, desai, atribut dan tata cara penggunaanya.

Gerakan Pramuka merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional, sehingga penyelarasanya dengan jenjang pendidikan formal dan pendidikan non formal lainya menjadi sangat penting. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUDI) yang kini merupakan bagian dari program wajib belajar, belum sepenuhnya terakomodir dalam penjenjangan Gerakan Pramuka. Sejauh ini memang belum semua negara memiliki jenjang Pramuka Pra-Siaga, kecuali negara maju, oleh karena itu, sambil menyiapkan regulasinya yang kuat, meminta setiap Kwartir untuk mensuksesk peluncuran Pramuka Pra – Siaga di wilayah kerja masing-masing.

Setelah selesai upacara peringatan hari pramuka Camat Bintan Timur langsung mengadakan pertemuan terbatas dengan Kwarran Bintan Timur, Pembina, Kamabigus dan Unsur UPIKA Kecamatan Bintan Timur membahas tentang perlunya menanamkan sikap dan perhatian terhadap hal-hal diatas. Menurut beliau ini merupakan hal yang sangat penting untuk ditanamkan kepada anggota pramuka yang akan menjadi pemimpin yang terhindar dari masalah-masalah yang mengancam keutuhan NKRI dan juga beliau menegaskan kembali Pramuka harus menepati janjinya Trisatya yaitu kesetiaan yang harus dimiliki para anggota Pramuka, dan Dasadarma merupakan pedoman bagi pramuka dalam bertingkah laku keseharian, tegas beliau. (andesit)