Bintan – Wisuda tidak hanya menjadi momen penting bagi mahasiswa/mahasiswi Universitas Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang yang dilaksanakan pada Sabtu (14/09) di Aula Kantor Gubernur Kepri namun juga menjadi sebuah kebanggaan tersendiri karena telah lulus dan menyandang gelar Sarjana S1.
Kebanggaan itu juga dirasakan oleh Yuni Fadila, putri pasangan bapak Ujang dan ibu Neneng ini berhasil menyelesaikan studi S-1, menyandang gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,75 predikat Cum Laude, pada Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Gadis kelahiran Tanjungpinang, 04 Juni 1997 yang akrab disapa Yuni ini, berhasil menyelesaikan studinya dalam kurun waktu 4 tahun. Dengan penuh keharuan, disamping kedua orang tua dan keluarganya, dia menyampaikan rasa syukurnya dan terimakasih yang tidak terhingga kepada kedua orang tua, keluarga dan sahabat-sahabatnya. Semua ini tentu juga berkat dukungan dan motivasi mereka, imbuhnya.

Prestasi akademik gemilang dan patut dibanggakan sudah diukir semenjak duduk di bangku SD, terbukti lulusan SDN 011 Teluk Bintan ini selalu meraih rangking 1 dari kelas I – VI. Kemudian sepanjang SMP (SMPN 8 Bintan) dan SMA (Jurusan IPA di SMAN 1 Teluk Sebong) selalu berada di rangking 4 besar di kelasnya. “Saya sampaikan rasa hormat dan terimakasih buat guru-guru yang telah membimbing sampai seperti ini,”, pungkas Yuni yang juga berkeinginan menjadi guru nantinya.
Selain akademik, sosok Yuni juga aktif di OSIS sekolahnya. Dan kegiatan Ekstrakurikuler untuk mengembangkan kepribadian dan sosialnya, dia lebih memilih Pramuka. Keaktifannya di Pramuka ditunjukkan dengan keikutsertaannya pada kegiatan-kegiatan kepramukaan, baik digudep, Kwarran, Kwarcab dan Kwarda. Pun ketika di usia Penegak, dia dipercaya untuk menjadi Wakil Ketua Dewan Kerja Ranting Kwarran Teluk Sebong tahun 2014-2017.

Baca Juga :

Saat ini Yuni dipercaya sebagai Wakil Ketua Dewan Kerja Cabang Gerakan Pramuka Bintan. Tentu tidak mudah baginya untuk bisa membagi waktu antara tugas kampus dan tugas Pramuka di DKC Kwarcab Bintan. Akan tetapi pesan Baden-Powell sudah terpatri jadi motto hidupnya “Kamu boleh berteriak, kamu boleh menangis, tetapi jangan pernah menyerah”. Yuni menjelaskan, Kerja Keras, kerja ikhlas, dan kerja tuntas serta disiplin adalah sesuatu hal positif yang ditempanya melalui Gerakan Pramuka. “Setiap orang memiliki berlian, maka Pramuka adalah tempat yang tepat untuk mengasah berlian itu hingga berkilau” ucap gadis ramah dan murah senyum ini.

Selanjutnya Yuni berpesan untuk adek-adek Pramuka, teruslah berbuat yang terbaik untuk diri sendiri, keluarga dan orang lain dan jadilah penginspirasi. Amalkan selalu Kode Kehormatan Pramuka dimanapun berada serta tetap semangat dan giatlah berlatih, begitu banyak ilmu dan pengalaman yang bisa didapat dari kegiatan Pramuka.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi Kwarcab Bintan, Kak Yasman Andhika menyampaikan Selamat dan apresiasi terhadap Yuni yang telah menyelesaikan studi S-1 nya. Terlebih dengan capaian prestasi Prediket Cum Laude nya. “Ini dapat dijadikan contoh bagi generasi milenial Pramuka, khususnya di Bintan dalam menuju Generasi Emas 2045”, kak Andhika berharap.
Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa ini semua membuktikan bahwa Gerakan Pramuka merupakan wadah untuk melatih peserta didik dalam mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki. Sebab untuk berprestasi secara akademik, seyogianya dimulai dari penanaman nilai-nilai karakter bangsa seperti disiplin, mandiri, tanggungjawab, peduli, cinta tanah air dan lainnya sejak dini. Beliau yakin apabila karakternya sudah mantap maka akan memudahkan Pendidik/Pembina untuk membimbing mereka berprestasi disegala bidang. “terbukti, banyak tokoh-tokoh besar bangsa ini yang lahir dari Gerakan Pramuka”, tambahnya.

Oleh sebab itu beliau sangat berharap kepada semua pemangku kepentingan, untuk selalu memberikan dukungan terhadap kemajuan Gerakan Pramuka. Terlebih terhadap Satuan Pendidikan atau sekolah agar terus memperkuat Gudepnya untuk melaksanakan prinsip dasar kepramukaan. Dan pada akhirnya tujuan mulia Gerakan Pramuka akan tercapai yaitu membentuk setiap Pramuka agar menjadi pribadi yang beriman, bertakwa, memiliki akhlak yang mulia, mempunyai jiwa patriotik, taat terhadap hukum, dan disiplin. Selain itu juga pribadi yang menjunjung tinggi nilai-nilai keluhuran bangsa Indonesia, serta memiliki dan menguasai kecakapan hidup. “kami tetap optimis, Pramuka Yes… Prestasi Yes…Jayalah Pramuka”, tutupnya dengan kepalan tangannya penuh semangat. (rfl)